Metode Ilmiah dan Perkembangan ilmu pengetahuan
Sekarang saya akan membahas tentang metode ilmiah dan perkembangan ilmu pengetahuan.Pertama metode ilmiah.Apa yang dimaksud dengan metode ilmiah itu sendiri?
Metode ilmiah merupakan cara para ilmuwan untuk memecahkan suatu masalah yang ada. Di dalam metode ilmiah sendiri ada beberapa bagian yang harus diperhatikan, yaitu :
- Pertanyaan
- Hipotesis : jawaban sementara yang perlu dibuktikan lagi kebenarannya.
- Variabel bebas
- Variabel terikat
- Variabel kontrol
- Grup kontrol
- Data
- Kesimpulan
- Mempublikasikan hasil
- Diuji ulang (oleh peneliti yang lain)
Lalu, perkembangan ilmu pengetahuan. Kebudayaan manusia ditandai dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi secara cepat yang merupakan akibat peran serta pengaruh dari pemikiran filsafat Barat. Pada awal perkembangannya, yakni zaman Yunani Kuno, filsafat diidentikkan dengan ilmu pengetahuan. Maksudnya adalah antara pemikiran filsafat dan ilmu pengetahuan tidak dipisah, sehingga semua pemikiran manusia yang muncul pada zaman itu disebut filsafat. Pada abad Pertengahan, filsafat menjadi identik dengan agama, sehingga pemikiran filsafat pada zaman itu menjadi satu dengan dogma gereja. Pada abad ke-15 muncullah Renaissans kemudian disusul oleh Aufklaerung pada abad ke-18 yang membawa perubahan pandangan terhadap filsafat. Pada masa ini filsafat memisahkan diri dari agama, sehingga membuat orang berani mengeluarkan pendapat mereka tanpa takut akan dikenai hukuman oleh pihak gereja. Filsafat zaman modern tetap sekuler seperti zaman Renaissans, yang membedakan adalah pada zaman ini ilmu pengetahuan berpisah dari filsafat dan mulai berkembang menjadi beberapa cabang yang terjadi dengan cepat. Bahkan pada abad ke-20, ilmu pengetahuan, mulai berkembang menjadi berbagai spesialisasi dan sub-spesialisasi.
1.Scholastic Paradigm
2.The Renaissance Paradigm
3.The Mechanistic World and Determinism
Tidak ada komentar:
Posting Komentar